BUSER/MEDAN, Sebelumnya,
Sugito (54) warga Jalan Bringin, Medan Tembung, dilaporkan Siti Fatimah
alias Sifa (28) warga Jalan Wilam Iskandar / Jalan Karya Bakti Medan,
atas kasus penganiayaan di Polsek Medan Baru, pada Jumat (31/1) jam
00.30 wib lalu, sesuai dengan no STTLP/229/II/2014 SEK. Medan Baru.
Menurut Sifa, penganiayaan terjadi saat dirinya menghadiri acara
ulang tahun temannya Lina di Karoke Huppy Pappy Jalan Teungku Umar
Medan, Jumat (31/1) malam. Sifa mengaku mengalami luka dibagian tubuhnya
karna dianiaya oleh Sugito yang merupakan mantan pemain sepak bola PSMS
Medan. "Saya sudah lama kenal dengan dia (Sugito) pak, orangnya baik
sama saya dan keluarga saya, termasuk kedua anak saya. Tapi kenapa dia
(Sugito) aniayaa saya,"ucap Sifa.
Terpisah, kepada wartawan, Selasa (5/2) jam 10.00 wib, Sugito
sendiri mengaku bahwa dirinya tidak pernah berbuat kasar atau melakukan
penganiayaan terhadap Siti Fatimah alias Sifa. Kepada wartawan, Sugito
mengkisahkan bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya mengahadiri acara
ulang tahun temannya Lina di Karoke Huppy Pappy Jalan Tengku Umar Medan.
Bersama kedua temannya Hardi dan Mohan, malam itu juga Sugito datang
keacara pesta ulang tahun Lina . Namun, sebelum datang keacara ulang
tahun, terlebih dahulu Sugitu menanyakan kepada Lina apakah Sifa datang
ke acara ulang tahun tersebut,"Lina, dia (Sifa) gak datangkan,"tanya
Sugito kepada temannya Lina.
Tak lama kemudian, Sifa bersama teman-temannya datang ke acara ulang
tahun tersebut. Mengetahui kedatangan Sifa, Lina langsung
memberitahukan kepada Sugito bahwa Sifa telah datang keacara ulang
tahunnya."bang, dia (Sifa) datang, dia datang sama teman-temannya,"kata
Lina kepada Sugito.
Mendapat kabar tersebut, Sugito meminta Lina untuk mengatakan kepada
Sifa agar dirinya mau menemui dirinya di lobby Huppy Pappy."tolong
sampaikan sama Sifa, saya tunggu dia diruang lobby depan, soalnya ada
yang mau saya tanyakan sama dia,"ucap Sugito.
Sayangnya, Sifa sendiri enggan keluar untuk menemui Sugito. Bahkan,
Sugito sendiri sudah berulang kali menghubunginya, namun, Sifa tak juga
keluar untuk menemui Sugito. Selanjutnya, dengan memberanikan diri,
Sugito masuk ke dalam untuk menemui Sifa. Saat itu Sifa sedang asik
bernyayi sama teman-temannya. Melihat Sifa bernyayi, Sugito langsung
mendatanginya. "Ayo kita keluar sebentar, ada yang mau abang
tanyakan,"ucap Sugito kepada Sifa.
Namun, ajakan Sugito malah membuat Sifa marah,"gak mau aku, aku gak
ada lagi hubungan sama kau,"ucap Sifa sambil memegang mix. Tak ingin
terjadi keributan, teman-teman Sifa langsung manarik Sugito keluar.
Dengan perasaan kesal dan malu, Sugito bersama kedua temannya akhirnya
lebih memilih meninggalkan acara tersebut dengan pergi ke Jalan
Pagaruyung untuk mencari makanan.
Tak lama kemudian, Sifa yang ditemani kedua orangtuanya dan 2 orang
pria berbadan tegap kembali mendatangi Sugito. Dengan nada kasar, kedua
orangtua Sifa langsung maki-maki Sugito."udah tua gak tau diri kau,
ngejar-ngejar anak orang lagi. Apa yang kau anggarkan disini, aku lama
tinggal disini, gak takut aku sama kau,"ucap orangtua Sifa.
Bahkan, kedua orangtua Sifa dan 2 orang pemuda itu mengajak Sugito
pergi ke lokasi lain. Beruntung, teman Sugito melarangnya untuk
ikut,"kalau ada masalah selesaikan aja disini,"kata Hardi teman Sugito.
Akhirnya, kedua orangtua Sifa yang ditemani 2 pria itu langsung pergi
menuju Polsek Medan Baru untuk melaporkan Sugito atas kasus penganiayaan
terhadap anaknya Sifa.
"Aku cuma mau nanyakan masalah kereta aku yang dipinjam sama
dia bang, soalnya, aku dapat kabar kalau kereta Revo yang aku pinjamkan
itu sudah dijualnya dan diganti dengan kereta Scoppy,"pungkas Sugito
yang merupakan atlit PSMS tahun 90-an itu.(red)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar