www.beritamonitor.com

www.beritamonitor.com

Sabtu, 14 Juni 2014

Merasa Diintimidasi, PT Hockindo Diserbu Ribuan Buruh

ist
BUSER,BINJAI, Ribuan buruh PT Hockindo melakukan aksi unjuk rasa di halaman pabrik kompor milik PT Hockindo di jalan Binja, KM 12, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Jumat (13/6) pagi.

Dalam aksinya, ribuan buruh menuntut kejahteraan karena telah di tindas oleh pihak perusahaan secara semena-mena. Selain itu, mereka juga meminta agar mendapatkan upah sesuai upah minimum propinsi Sumatera Utara (UMP) sebesar Rp 1.97600.
Aksi ini meledak setelah terjadinya kecelakaan kerja yang di alami oleh salah seorang buruh yang mengalami putus jari tangan. Namun buruh tersebut bukan di beri santunan malah di pecat oleh pihak perusahaan.

Sebelumnya, demo ini sempat di hambat oleh pihak perusahaan, namun karena tidak ada penjelasan, akhirnya ribuan buruh PT Hockindo ini tumpah ke jalan untuk menuntut haknya. 

Selain melakukan aksi di depan pabrik, ribuan buruh ini juga sempat melakukan aksi di kantor Disnakertrans kemarin siang, namun pihak dinas sendiri hanya menanggapi dingin permasalahan tersebut.

Karna tak puas dengan keputusan pihak dinas, akhirnya massa melanjutkan aksinya di depan gerbang PT Hockindo di Jalan Binjai, Km 12, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.  

"Kami mau sistem out sourcing atau sistem kontrak di hapuskan, sehingga buruh  tidak ada lagi terlantar, kami melihat, selama ini pihak pabrik telah melakukan tindakan semena- mena terhadap buruh pabrik,"ungkap salah satu pendemo sembari mengatakan agar pihak perusahaan memberikan gaji sesuai dengan UMP Propinsi sebesar Rp 1.97600.

Massa juga mengatakan, aksi ini merupakan bentuk solidaritas terhadap pihak perusahaan yang telah melakukan pemecatan sepihak oleh salah buruh yang mengalami kecelakaan kerja, bahkan mereka menilai pihak perusahaan selalu mengintimidasi para para buruh.

"Jangan tenaga kami aja yang mau, tapi berakan juga hak kami,"terang buruh. Menurut mereka, aksi ini akan terus dilakukan hingga jika perusahaan tidak mau memenuhi tuntutan mereka. Aksi unjuk rasa ini juga mendapat perhatian warga dan pihak ke polisia. Bahkan terlihat pihak kepolisian baik berseragam dinas maupun biasa terlihat melakukan pengamanan terhadap aksi tersebut. Namun sayangnya, pihak pe rusahaan sendiri enggan memberikan keterangan terkait aksi tersebut. (putra)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GENERASI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger