![]() |
| internet |
Saat berkunjung ke Yordania dan Israel, Paus Fransiscus mengundang Presiden Israel Shimon Peres dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas berkunjung ke Vatikan untuk membicarakan perdamaian.
Times of Israel memberitakan Paus, Peres, dan Abbas, akan bergabung dengan pemimpin agama Yahudi, Kristen, dan Islam. Tahta Suci Vatikan, Jumat (6/6), menyatakan doa malam akan menjadi 'jeda politik' dan tidak memiliki tujuah selain menghidupkan keinginan perdamaian Israel-Palestina secara politik maupun sosial.
Vatikan akan menyiarkan acara ini secara langsung, termasuk shalat berjamaah dan pembacaan Alquran, ke seluruh dunia. Namun, Reverend Pierbattista Pizzaballa, harapan akan perdamaian masih terlalu rendah.
Pierbattista Pizzaballa adalah penjaga properti Gereja Katolik di tanah suci Jerusalem.
"Tidak seorang pun berpikir damai tiba-tiba muncul keesokan hari setelah pertemua, atau Senin (9/6)," ujar Pizzaballa kepada kantor berita AP.(Int/Red)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar