BUSER/MEDAN, Togap Pasaroan (32) warga Jalan Rakyat Gang Merpati, Kelurahan Tegal
Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, satu dari tiga pelaku pencurian kereta babak belur dihajar massa, Sabtu
(8/2) sore.
Tersangka Togap diamankan saat tertangkap tangan mencuri kereta Mio BK 6492 ABI milik Hakim (36) warga Jalan Tempuling Simpang Pardamean, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung. Saat itu korban memergoki tersangka Togap dan dua temannya (DPO) saat mencuri kereta miliknya di dalam rumah.
Spontan, korban langsung berteriak, beruntung teriakan korban langsung disambut oleh warga sekitar, mendengar teriakan dari korban, ketiga tersangka berusaha melarikan diri. Sayang, warga keburu menangkap tersangka Togap. Selanjutnya, dengan membabi buta warga langsung memukuli tersangka hingga babak belur. Sementara, 2 orang teman tersangka berhasil melarikan diri dari pengejaran warga.
Dihadapan petugas, tersangka berkilah dirinya terpaksa mencuri karna tidak memiliki pekerjaan.
"Sudah 2 tahun saya tidak kerja pak, uang itu rencananya untuk biaya hidup saya dan keluarga pak,"kilahnya. Sementara, dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 kunci T dan 1 unit kereta milik korban.
Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP Zulkifli Harahap mengaku akan melakukan pengembangan terhadap tersangka,"tersangka sudah kita amankan dan kita akan lakukan pengembangan,"ujar Zulkufli.(putra)
(8/2) sore.
Tersangka Togap diamankan saat tertangkap tangan mencuri kereta Mio BK 6492 ABI milik Hakim (36) warga Jalan Tempuling Simpang Pardamean, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung. Saat itu korban memergoki tersangka Togap dan dua temannya (DPO) saat mencuri kereta miliknya di dalam rumah.
Spontan, korban langsung berteriak, beruntung teriakan korban langsung disambut oleh warga sekitar, mendengar teriakan dari korban, ketiga tersangka berusaha melarikan diri. Sayang, warga keburu menangkap tersangka Togap. Selanjutnya, dengan membabi buta warga langsung memukuli tersangka hingga babak belur. Sementara, 2 orang teman tersangka berhasil melarikan diri dari pengejaran warga.
Dihadapan petugas, tersangka berkilah dirinya terpaksa mencuri karna tidak memiliki pekerjaan.
"Sudah 2 tahun saya tidak kerja pak, uang itu rencananya untuk biaya hidup saya dan keluarga pak,"kilahnya. Sementara, dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 kunci T dan 1 unit kereta milik korban.
Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP Zulkifli Harahap mengaku akan melakukan pengembangan terhadap tersangka,"tersangka sudah kita amankan dan kita akan lakukan pengembangan,"ujar Zulkufli.(putra)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar