BUSER/BATUBARA, Personil Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Batubara berhasil menangkap seorang
pelaku pemerkosa belalsan nenek-nenek dan janda, Sabtu (8/2) dinihari.
Tersangka KM (38) warga Medan Deras, Sei Bejangkar, Kabupaten Batubara, diamankan dari kediamannya setelah berhasil menggarap 15 orang nenek-nenek dan janda. Tersangka merupakan salah satu Tim Sukses (Timsus) salah satu caleq. Selain berhasil memperkosa korbannya, tersangka juga nekad mengambil semua harta benda para korban.
Sementara, untuk berhasil memperkosa para korban dan mengambil semua harta korban, tersangka melakukan berbagai modus, salah satunya, tersangka berpura-pura minta tolong kepada korbannya agar mau mengobati istrinya yang sakit. Namun, belum sempat kerumah, tersangka langsung memperkosa disebuah tempat yang sudah disediakan tersangka.
Usai memperkosa, tersangka juga mengambil semua harta benda korban dan meninggalkan korbannya begitu saja. Sementara, untuk para janda, tersangka menggunkan modus dengan cara berpura-pura mengajak korban untuk membagikan sembako dari seseorang caleq. Ini dilakukan karna tersangka merupakan salah satu tim sukses seorang caleq.
Kepada petugas, tersangka mengaku sebanyak 15 orang baik nenek-nenek dan janda yang menjadi korbannya. Bahkan, tersangka mengatakan pekerjaan ini sudah ia lakukan sejak tahun 2012 lalu.
Kapolres Batubara AKBP Japerson Paringotan Sinaga menyatakan, penangkapan pelaku atas laporan korbanya yang mengaku sudah menjadi korban perkosaan tersangka. "Tersangka ditangkap atas laporan salah satu korbannya. Selain berhasil memperkosa korbannya, pelaku juga menguras seluruh harta korban. Tersangka mengaku dirinya melakukan itu untuk mempertajam ilmu yang dituntutnya,"pungkas Japerson.(red/mb)
Tersangka KM (38) warga Medan Deras, Sei Bejangkar, Kabupaten Batubara, diamankan dari kediamannya setelah berhasil menggarap 15 orang nenek-nenek dan janda. Tersangka merupakan salah satu Tim Sukses (Timsus) salah satu caleq. Selain berhasil memperkosa korbannya, tersangka juga nekad mengambil semua harta benda para korban.
Sementara, untuk berhasil memperkosa para korban dan mengambil semua harta korban, tersangka melakukan berbagai modus, salah satunya, tersangka berpura-pura minta tolong kepada korbannya agar mau mengobati istrinya yang sakit. Namun, belum sempat kerumah, tersangka langsung memperkosa disebuah tempat yang sudah disediakan tersangka.
Usai memperkosa, tersangka juga mengambil semua harta benda korban dan meninggalkan korbannya begitu saja. Sementara, untuk para janda, tersangka menggunkan modus dengan cara berpura-pura mengajak korban untuk membagikan sembako dari seseorang caleq. Ini dilakukan karna tersangka merupakan salah satu tim sukses seorang caleq.
Kepada petugas, tersangka mengaku sebanyak 15 orang baik nenek-nenek dan janda yang menjadi korbannya. Bahkan, tersangka mengatakan pekerjaan ini sudah ia lakukan sejak tahun 2012 lalu.
Kapolres Batubara AKBP Japerson Paringotan Sinaga menyatakan, penangkapan pelaku atas laporan korbanya yang mengaku sudah menjadi korban perkosaan tersangka. "Tersangka ditangkap atas laporan salah satu korbannya. Selain berhasil memperkosa korbannya, pelaku juga menguras seluruh harta korban. Tersangka mengaku dirinya melakukan itu untuk mempertajam ilmu yang dituntutnya,"pungkas Japerson.(red/mb)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar