www.beritamonitor.com

www.beritamonitor.com

Selasa, 11 Februari 2014

14 WN Filifina Terdampar di Perairan Kaltim, 1 Balita Meninggal

BUSER/SAMARINDA, Sebanyak 14 Warga Negara Filipina terdampar di sekitar perairan Pulau Maratua, Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Satu orang yang masih balita meninggal dunia karna sakit. Hingga saat ini ke 13 orang itu masih berada di detensi Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Berau. Rabu (12/2) malam.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, belasan WN Filipina itu berada di perairan laut selama 5 hari akibat kerusakan pada mesin kapal yang mereka gunakan. Disebabkan cuaca buruk disertai angin kencang ditambah lagi mesin kapal yang rusak membuat belasan warga Negara Filifina itu terdampat diperairan Pulau Maratua, Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.


"Mereka ini melihat lampu kapal nelayan yang ternyata nelayan Indonesia di sekitar Pulau Maratua. Nelayan kita itu membantu dengan memberikan makan," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Roni F Purba, saat dihubungi, Selasa (11/2) sore..

Selanjutnya, ke 14 warga negara Filifina itu yang terdiri dari 7 perempuan dan 7 laki-laki itu langsung di bawa ke Kantor Imigran di Tanjung Redeb. Namun dalam perjalanan dari Maratua ke Tanjung Redeb, seorang balita perempuan berusia 2 tahun meninggal dunia.

"Anak perempuan usia 2 tahun meninggal dalam perjalanan karena sakit. Kami juga sudah berkomunikasi dengan konsulat Filipina dan mereka memberikan kepastian bahwa belasan orang itu adalah warga Filipina," ujar Roni.

Hingga saat ini, ke 13 WN Filipina itu masih berada di kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Berau. Rencananya mereka akan dipulangkan ke negara mereka Filipina. (int)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GENERASI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger