www.beritamonitor.com

www.beritamonitor.com

Selasa, 04 Februari 2014

Pencurian Modus Kempes Ban Dipermak Massa

BUSER/SUMUT, Dengan kondisi babak belur disekujur tubuh, Patrika (37) warga Villa Gadis Mas II Marelan, terus merengek di Polsek Medan Helvetia. Pria pengangguran ini ditangkap massa karna kedapatan mencuri sebuah tas milik Syahrial (40) warga Kota Binjai, Selasa (4/2) jam 13.00 wib.

Menurut korban, pencurian ini terjadi saat korban yang mengendarai mobil jenis Avanaza BK 1227 RM menuju kekampus UNIMED di kawasan Jalan Pacing. Ditengah perjalanan tepatnya di Jalan Asrama, Helvetia, ban mobil korban mendadak kempes. Mengetahui ban belakang mobilnya kempes, dengan berjalan pelan, korban pun mencari tukang tambal ban.

Tak jauh dari lokasi, korban pun menemukan bengkel tambal ban, selanjutnya korban pun menambalkan ban mobilnya di bengkel tersebut. Saat sedang asik menunggu ban mobilnya ditambal, tanpa sengaja korban melihat tas miliknya itu dicuri oleh seseorang dengan cara membuka pintu depannya. Spontan, korban yang sadar langsung berteriak maling.

Untungnya, teriakan korban langsung disambut oleh warga sekitar, hanya berjarak 10 meter, tersangka Patrika berhasil ditangkap massa, warga yang geram langsung memukuli tersangka hingga babak belur. Akibatnya korban mengalami luka disekujur tubuh terutama di wajah korban. Beruntung, nyawa korban berhasil selamat setelah beberapa petugas Reskrim Polsek Medadn Helvetia yang mendapat laporan tiba di lokasi. Guna penyelidikan lebih lanjut, tersangka berikut barang buktinya langsung diamankan ke Polsek Medan Helvetia.

Dikantor polisi, dengan kondisi babak belur dirinya sempat berkilah jika dirinya tidak ada mengambil tas milik korban. "Aku tidak ada mencuri tas bapak itu pak, aku dari simpang limun pak, pas dilokasi kereta aku bersenggolan sama orang lain, kami sempat cekcok, tapi warga terus menuduh aku pencuri pak, mereka juga memukuli aku sampai memar pak. Masalah tas itu aku juga tidak tau kenapa tas bapak itu ada dilokaksi,"kilahnya.

Sementara, menurut Syahrial, dirianya melihat tas miliknya berada didekat Patrika,"Saya yakin kali kalau dia yang mencuri tas saya pak, karna pada saat dia ditangkap, tas saya itu ada disamping dia pak,"ucap Syahrial.

Syahrial juga mengaku bahwa tas miliknya itu berisikan leptop dan copyan Skripsi,"saya kuliah di UNIMED, tas saya itu isinya copyan skripsi. Kalau hilang tas saya itu, mungkin saya tidak jadi wisuda,"lanjutnya sembari mengatakan jika dirinya PNS di Pemko Medan.

Anehnya, Kanit Reskrim Polsek Helvetia AKP Hendrik Temaluru mengaku dirinya tidak tau atas kejadian itu,"saya tidak tau, saya capek, kan saya baru sampai,"kata Hendrik sembari masuk keruangannya.(ayu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GENERASI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger