www.beritamonitor.com

www.beritamonitor.com

Selasa, 04 Februari 2014

Perampok Bersenpi Terus Beraksi, Mobil Dibawa Lari Korbannya Dibuang Keladang Tebu

BUSER/SUMUT, Dengan kondisi tangan diikat dan mulut dilakba, Andi (43) warga Jalan Megawati, Sunggal Deli Serdang menjadi koran perampokan 6 pria bersenpi. Kejamnya lagi, selain korban harus kehilangan mobil L-300, korban juga dibuang di ladang-ladang tebu KM 19 yang berada di kawasan Tranggoro, Binjai dengan kondisi tangan di ikat, mulut dilakban dan telanjang, Selasa (4/4) jam 04.00 wib dinihari.

Inforasi yang didapat di Polsek Sunggal menyebutkan, peristiwa perampokan ini terjadi saat korban yang berniat mengantar sayuran di Pajak Kapung Lalang. Sekita jam 4 pagi, dengan mengendarai mobil L-300, korban pergi menuju Pajak Kampung Lalang, ditengah perjalanan, tepatnya di Jalan Megawati, Sunggal Deli Serdang, mobil yang dikendarai korban tiba-tiba dihadang dengan sebuah mobil jenis Avanza warna hitam.

Selanjutnya, dua orang tak dikenal sambil menenteng senjata api jenis FN langsung mendatangi korban, selanjutnya, pelaku meminta korban agar turun dari dalam mobilnya,"turun kau sekarang atau ku tembak mati sekarang kau,"ucap Andi menirukan ucapan pelaku.

Dengan kondisi ketakutan, Andi pun menuruti permintaan pelaku. Tak berapa lama, 2 orang lagi turun dari dalam mobil sambil membawa tali. Tanpa banya cerita pelaku langsung mengikat kedua tangan korban dan kaki korban, sementara mulut korban juga ikut dilakban. Selanjutnya, korban langsung dimasukkan ke dalam mobil. Dengan kondisi tak berdaya, para perapok langsung membawa korban keladang-ladang tebut yang ada di Jalan Tranggono, KM 19 Binjai.

Ditengah-tengah ladang tebu itu, pelaku langsung membuang korban. Namun, sebelum korban dibuang, pelaku juga melucuti seluruh pakaian korban. Usai membuangan korban, pelaku langsung meninggalkan korban sambil membawa harta benda korban berupa satu unit mobil L-300 dan dompet korban yang berisikan uang Rp 500 ribu.

Awalnya korban berusaha meleparkan diri dari ikatan tersebut, namun upaya korban tak membuahkan hasil. Selasa (4/2) jam 08.00 wib, warga yang kebetulan melintas di lokasi akhirnya berhasil menemuka korban. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menyelamatkan korban dari sekapan para perampok. Berharap pelakunya dapat ditangkap, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal.

Mendapat laporan tersebut, beberapa petugas Reskrim Polsek Sunggal langsung turun kelapangan untuk melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, petugas hanya menemukan barang bukti berupa beberapa tali nilon dan lakban yang digunakan tersangka untuk menyandra korban.

Di kantor polisi, korban mengaku tidak mengenal dengan para tersangka,"mereka ada 6 orang pak, 2 pakai senpi jenis FN. Meraka mengabil mobil L-300 dan sayuran saya pak, mereka mengikat semua badan saya, mulai dari tangan, kaki. Terus mulut dan mata saya dilakban. Pakaian saya juga diambil sama mereka semua pak,"terang korban.

Terpisah, Kanit Sunggal Iptu Andhi SIk saat dikonfirasi wartawan mengaku kasusnya masih dalam penyelidikan,"kasusnya masih kita selidiki, dari TKP kita hanya menemukan barang bukti berupa beberapa meter tali dan lakban.Korban ditemukan pertama kali sama warga di ladang-ladang tebu KM 19 Binjai,"pungkasnya.(irul)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. GENERASI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger