![]() |
| Ratna saat melihat Intan anaknya di rumah sakit |
Ditemui di rumah sakit, Rata Dewi (32) mengaku peristiwa itu terjadi, Sabtu (7/6) malam sekira jam 19.30 wib. Saat itu dia memasak sop jamur yang dipanennya di halaman rumahnya untuk dijadikan lauk makan malam. “Jamur-jamur itu tumbuh di halaman rumah, jadi saya panen dan memasaknya sop untuk makan malam,” kata Ratna yang tinggal di Desa Paluh Mardan, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat, Minggu (8/6) siang.
Selesai memasak, Ratna menyajikannya di meja makan untuk disantap. Sukirno (63) dan Elmia Syafitri (8) serta Intan (4), suami dan 2 putrinya serta adiknya, Rahayu Ningsih (29) langsung menyantap sop jamur itu dengan lahapnya. Satu jam kemudian, mendadak suami, adik dan 2 putrinya mengalami pusing, mual dan muntah-muntah serta lemas. Melihat keluarganya keracunan, Ratna langsung minta tolong ke tetangganya. Selanjutnya, Sukirno, Elmia Syafitri, Intan dan Rahayu Ningsih dilarikan ke RS Tanjung Pura untuk mendapat perawatan.
“Padahal sebelum aku memasak jamur itu, aku sudah nanyak sama kakakku yang tinggal di sebelah rumah, karena dia sebelumnya sudah memasak jamur itu dan gak terjadi apa-apa,” jelasnya.Gak nyangka kalau jamur itu beracun. Kalau tau gini, aku pasti gak memasaknya,” ucap Ratna dengan nada menyesal.
Beruntung nyawa satu keluarga itu berhasil diselamatkan tim medis. Namun, karena kondisinya belum stabil, ke empat korban terpaksa dirawat inap hingga kondisinya pulih.
Sementara itu, Sukirno yang ditanyai mengaku mengalami pusing, mual dan muntah tak lama setelah mengkonsumi sop jamur buatan istrinya. “Langsung lemas badanku, kayak gak bisa digerakkan lagi karena muntah-muntah terus,” kata Sukirno. Amatan wartawan, Sukirno dan 2 putrinya serta adik iparnya masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Selang infus tampak masih melekat di lengan mereka.(putra)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar